Kode Etik Profesi

KODE ETIK PROFESI SDM INDONESIA

MUKADIMAH

Profesional SDM Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai yang diemban dalam berkarya sebagai profesi di bidang SDM dan mendukung sepenuhnya peranan profesi ini berserta dengan para anggotanya. Peranan ini tertanam dalam norma-norma dan prinsip-prinsip yang dipegang teguh. Tujuan dari kode etik ini adalah untuk memantapkan kewajiban sebagi professional dan praktisi SDM untuk menegakkan norma dan prinsip-prinsip  profesi di dalam menjalankan aktivitas dengan cara yang professional dan etis. Untuk mengamankan kepercayaan semua pemangku kepentingan, bertekad untuk membangun reputasi dari profesi dan anggota-anggota PMSM melalui nilai-nilai yang dianut, yaitu:  tanggung jawab profesional, pengembangan profesional, kepemimpinan, kewajaran dan keadilan, menolak pertentangan kepentingan dan penggunaan informasi yang bertanggung jawab.

 

IDENTITAS ETIS PMSM

Sebagai anggota PMSM (Indonesian Society for People Management),  secara aktif mengupayakan idealisme dan profesionalisme dengan mematuhi kode etik sbb:

  • Memberi makna atas kualitas hidup dari orang-orang yang dilayani dalam kapasitas professional SDM
  • Memastikan kesinambungan orgnasisasi PMSM
  • Membawa perubahan dan perbedaan pada anggota masyarakat yang dilayani

 

NILAI-NILAI YANG DIANUT

TANGGUNG JAWAB PROFESIONAL

Prinsip Dasar

Sebagai profesional HR, bertanggung jawab untuk memberikan nilai tambah kepada organisasi di tempat bekerja dan melayani serta memberikan kontribusi bagi keberhasilan organisasi-organisasi tersebut. Bertanggung jawab penuh secara profesional atas semua tindakan-tindakan dan keputusan individual. Ikut serta melakukan advokasi terhadap profesi dengan terlibat secara aktif di dalam kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kredibilitas dan nilai-nilai profesi.

Maksud

  1. Membangun rasa hormat, kredibilitas dan kepentingan strategis bagi profesi SDM dalam organisasi, komunitas bisnis, dan masyarakat di tempat kerja.
  2. Untuk membantu organisasi kami melayani dalam mencapai tujuan-tujuan kami.
  3. Untuk memberikan informasi dan mendidik para praktisi SDM baik sekarang dan di masa yang akan datang serta masyarakat umum tentang prinsip-prinsip dan praktek-praktek profesi SDM.
  4. Untuk secara positif mempengaruhi praktek kerja dan proses Manajemen SDM
  5. Untuk mendorong pengambilan keputusan yang profesional dan bertanggung jawab.
  6. Untuk mendorong terlaksananya tanggung jawab sosial bagi para praktisi SDM .
  7. Untuk membangun rasa hormat dan saling menghargai antar sesama sejawat  praktisi SDM

Pedoman

  1. Mematuhi standar tertinggi perilaku etis dan profesional.
  2. Mengukur efektivitas SDM dalam memberikan kontribusi dalam mencapai tujuan organisasi.
  3. Mematuhi semua peraturan perundang undangan yang berlaku
  4. Bekerja secara konsisten dengan mengacu pada nilai-nilai profesi.
  5. Berupaya untuk mencapai tingkat pelayanan yang tertinggi, kinerja unggulan dan mempunyai tanggung jawab sosial.
  6.  Melakukan advokasi untuk penempatan dan penggunaan tenaga kerja yang sesuai dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada karyawan.
  7.  Melakukan advokasi secara terbuka di dalam forum-forum diskusi dalam rangka untuk mempengaruhi pengambilan keputusan yang adil dan berimbang.
  8. Saling menghargai dan berkomunikasi secara positif antar sesama praktisi SDM

PENGEMBANGAN PROFESIONAL

Prinsip Dasar
Pendaftaran menjadi anggota PMSM bersifat sukarela namun mengandung makna bahwa hal itu adalah hak istimewa yang diberikan kepada individu yang telah memenuhi kriteria untuk pendaftara. Profesional SDM berkomitmen untuk memastikan kredibilitas profesional dengan secara aktif mengevaluasi dan melindungi kualitas dan profesionalisme  kita  bersama. Profesional SDM bercita-cita untuk menegakkan standar yang pantas dalam pengembangan profesional berkelanjutan dan peningkatan kompetensi anggota. Merupakan tugas profesional  para professional SDM kita untuk mengintegrasikan dan menerapkan prinsip-prinsip, kebijakan dan praktek manajemen sumber daya manusia, yang ada.  Profesional SDM berusaha untuk merumuskan dan terus mengembangkan praktik SDM yang berlaku umum yang mematuhi kriteria ilmiah, kepatutan dan kelayakan.

Maksud

  • Untuk memperluas pengetahuan tentang manajemen sumber daya manusia guna lebih mempertajam pemahaman tentang bagaimana fungsi organisasi.
  • Untuk memajukan pemahaman tentang tata cara kerja organisasi kerja.

Pedoman

  1. Mengejar kesempatan akademis formal.
  2. Komit untuk terus belajar, mengembangkan keterampilan dan penerapan pengetahuan baru terkait dengan kedua manajemen sumber daya manusia dan organisasi yang dilayani.
  3. Kontribusi pada pengetahuan, evolusi profesi dan pertumbuhan individu melalui pengajaran, penelitian dan penyebaran pengetahuan.
  4. Mengejar sertifikasi professional individu seperti CCP, CBP,  PHR, SPHR, dll jika tersedia, atau sebanding ukuran kompetensi dan pengetahuan yang ada, maupun sertifikasi atas praktek manajemen SDM untuk tingkat korporasi seperti Investors in People (IiP), Social Accountability (SA) 8000, People Developer Standard (PDS) dll. yang secara kualitas dan kelembagaan dapat dipertanggungjawabkan.
  5. Membangun jaringan dan ajang saling berbagi pengalaman, keahlian, dan praktek terbaik di antara para praktisi SDM; termasuk melalui kegiatan rutin PMSM.

 

KEPEMIMPINAN

Prinsip Dasar

Profesional SDM diharapkan untuk menunjukkan kepemimpinan individu sebagai model dalam mempertahankan standar etika tertinggi.

Maksud

  •  Untuk mengatur standar dan menjadi contoh bagi orang lain.
  • Untuk mendapatkan pengakuan dan rasa hormat serta meningkatkan kredibilitas dengan orang yang dilayani.

Pedoman

  1. Bertindak secara etis dalam setiap interaksi profesional.
  2. Bila perlu, menunda (mengesampingkan) interest dan tindakan individu/kelompok untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil itu etis dan dilaksanakan secara etis juga.
  3. Jika ragu-ragu tentang kepantasan etika dari sebuah situasi, tidak segan-segan mencari masukan/arahan dari pakarnya.
  4. Melalui pengajaran dan bimbingan, mengarahkan, mengembangkan orang lain sebagai pemimpin yang etis dalam profesi dan organisasi dengan mempertimbangkan masukan/arahan dewan pakar atau kelompok ahli lainnya.

 

KEWAJARAN DAN KEADILAN

Prinsip Dasar

Sebagai profesional SDM, harus etis dan bertanggung jawab dalam mempromosikan dan mendorong keadilan untuk semua karyawan dan organisasi di tempat kerja.
Maksud


Untuk menciptakan dan mempertahankan lingkungan yang mendorong semua individu dan organisasi untuk mencapai potensi mereka sepenuhnya dengan cara positif dan produktif.

Pedoman

  1. Menghormati keunikan dan nilai intrinsik dari setiap individu.
  2. Perlakukan orang dengan hormat dan bermartabat untuk menumbuhkan lingkungan kerja yang bebas dari pelecehan, intimidasi, dan diskriminasi yang melanggar hukum.
  3. Pastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi baru.
  4. Menjamin lingkungan yang inklusif dan komitmen pada keanekaragaman dalam organisasi yang kami layani.
  5. Mengembangkan, mengelola dan mempromosikan kebijakan dan prosedur yang adil, konsisten dan memberikan kesempatan berkembang bagi semua.
  6. Melepaskan kepentingan pribadi, mendukung keputusan bersama yang adil dan dibuat oleh organisasi yang patuh pada peraturan perundang undangan yang berlaku.
  7.  Bertindak secara bertanggung jawab dan mempraktekan sistem manajemen yang sehat.

MENOLAK PERTENTANGAN  KEPENTINGAN

Prinsip Dasar
Sebagai profesional SDM, harus mempertahankan tingkat kepercayaan yang tinggi dari para stakeholders (pemangku kepentingan). Harus melindungi kepentingan para pemangku kepentingan serta menjunjung tinggi integritas profesional serta tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang menciptakan potensi pertentangan kepentingan.

Maksud

Untuk menghindari aktivitas yang bertentangan atau mungkin tampak bertentangan dengan ketentuan Kode Etik dan Standar Profesi Manajemen Sumber Daya Manusia atau dengan tanggung jawab seseorang dan tugas-tugas sebagai anggota profesi sumber daya manusia dan / atau sebagai karyawan setiap organisasi.

Pedoman

  1. Mematuhi dan menganjurkan penggunaan kebijakan-kebijakan tentang benturan kepentingan dalam organisasi.
  2.  Menahan diri dari menyalah gunakan posisi untuk kepentingan pribadi, baik dalam bentuk materi atau keuntungan finansial.
  3.  Menahan diri dari memberikan atau mencari perlakuan khusus dalam proses manajemen sumber daya manusia.
  4.  Memprioritaskan kewajiban untuk mengidentifikasi konflik kepentingan dan mencegah konflikkepentingan muncul.

PENGGUNAAN INFORMASI

Prinsip Dasar

Sebagai profesional SDM, harus mempertimbangkan dan melindungi hak-hak individu, terutama dalam perolehan dan penyebaran informasi serta menjamin komunikasi yang jujur dan memfasilitasi pengumpulan informasi dalam pengambilan keputusan.

Maksud

Untuk membangun kepercayaan di antara semua unsur organisasi dengan memaksimalkan pertukaran informasi yang terbuka, serta menghilangkan kerancuan atau adanya informasi yang tidak akurat.

Pedoman

  1. Memperoleh dan menyebarkan informasi melalui sarana etis dan bertanggung jawab.
  2. Pastikan hanya informasi yang tepat yang digunakan dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi hubungan ketenagakerjaan.
  3. Selidiki keakuratan sumber informasi, sebelum menggunakannya dalam pengambilan keputusan kerja terkait.
  4. Menjaga informasi SDM yang terkini dan akurat.
  5.  Melindungi informasi yang bersifat rahasia.
  6.  Mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjamin ketepatan dan kelengkapan semua informasi yang dikomunikasikan menyangkut kebijakan SDM.
  7.  Mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjamin ketepatan dan kelengkapan semua informasi yang digunakan dalam program-program MSDM.
  8. Menghormati hak cipta dan kekayaan intelektual.